Pentingnya Certificate Lifecycle Management dalam Keamanan Digital
Seiring dengan meningkatnya serangan siber, keamanan digital menjadi prioritas utama bagi perusahaan. Mulai dari isu Post Quantum Computing sampai Google’s 90 Days TLS Validity Proposal yang dirumorkan akan segera diberlakukan. Tanpa tindakan yang tepat, hal ini dapat menjadi salah satu celah kelemahan bagi perusahaan. Saya akan membahas mengenai isu-isu terkini seputar dengan keamanan digital, kendala-kendala yang dialami oleh perusahaan, serta bagaimana tindakan yang tepat untuk melakukan mitigasi terhadap hal tersebut.
Mengutip dari harian Kompas.com, quantum computing merupakan ilmu komputer yang beroperasi dengan prinsip mekanika kuantum dan memanfaatkan qubit (dikenal sebagai bit kuantum) sebagai unit dasar informasi. Tak seperti komputer konvensional yang menggunakan bit sebagai unit dasarnya, penggunaan qubit memungkinkan komputer kuantum untuk memproses banyak probabilitas secara bersamaan dengan lebih efisien. Hal tersebut membuat komputer kuantum dapat menangani komputasi rumit dan kompleks dalam waktu yang jauh lebih singkat melampaui kemampuan komputer konvensional. Teknologi ini pun dikatakan akan menjadi ancaman besar bagi keamanan siber karena kemampuannya dalam memecahkan algoritma berbagai metode enkripsi yang ada saat ini.
Sehingga hal tersebut, Google akan menerapkan Google’s 90 Days TLS validity yang akan segera diberlakukan. Pernyataan yang diluncurkan oleh Google di tahun 2023 tersebut nantinya akan membuat perusahaan harus melakukan proses pembaruan sertifikat dalam rentang waktu 90 hari dari yang semula 398 hari. Hal ini dilakukan supaya dapat mengurangi risiko terjadinya insiden keamanan, tapi di sisi lain hal tersebut turut memberikan dampak negatif. Salah satunya adalah proses manajemen sertifikat yang lebih rumit karena proses pembaruan menjadi lebih sering untuk dilakukan.
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Ponemon Institute di tahun 2022, sebanyak 52% responden mengungkapkan bahwa perusahaan mereka mengalami satu atau lebih dari satu insiden keamanan atau kebocoran data dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Penyebabnya mulai dari sertifikat digital yang terkena serangan siber hingga kesalahan karyawan atau pun pihak ketiga.
Berikut merupakan kendala – kendala yang biasanya dihadapi oleh perusahaan, yaitu:
- Pengelolaan sertifikat yang banyak (>400) secara manual dapat mengakibatkan kesalahan manusia dan kegagalan untuk memperbarui sertifikat tepat waktu.
- Kesulitan untuk melacak dan mengelola semua sertifikat dalam jumlah besar yang tersebar di berbagai departemen dan lokasi dalam organisasi besar.
- Gangguan operasional atau proses bisnis yang terhenti akibat sertifikat yang tidak valid/tidak dilakukan perpanjangan pada tepat waktu.
Oleh karena itu dibutuhkannya solusi terkait pengelolaan sertifikat secara otomatis. Apa yang dimaksud dengan manajemen pengelolaan sertifikat?
Certificate Lifecycle Management (CLM) merupakan proses pengelolaan sertifikat digital mulai dari discovery, pembuatan, distribusi, pemantauan, perpanjangan, hingga penghentian penggunaan sertifikat tersebut.
RDS hadir untuk menyediakan solusi keamanan yang terintegrasi untuk membantu perusahaan dalam mengatasi tantangan tersebut. RDS berkolaborasi dengan AppViewX yang telah dianugerahi Trailblazer in Certificate Lifecycle Management di tahun 2024 oleh Cyber Defense Magazine (CDM). AppViewX AVX ONE CLM dirancang untuk memberikan end-to-end automated CLM, visibilitas secara holistik, serta policy-driven control untuk memastikan keamanan bagi mesin, workload, aplikasi, serta layanan cloud.

Lalu, bagaimana AppViewX dapat membantu perusahaan?
- Discovery
AppViewX dapat melakukan discover seluruh sertifikat digital server, Network, Storage, Cloud, Constrainers, code, IoT device, Web, Applications baik yang resmi maupun yang dibuat secara perorangan. - Mengurangi risiko insiden keamanan
AppViewX dapat memastikan bahwa seluruh sertifikat yang dimiliki oleh perusahaan dapat diperbarui tepat waktu dan sesuai dengan standar keamanan yang berlaku. - Meningkatkan efisiensi operasional
AppViewX dapat mengotomatisasi penerbitan, pembaruan, dan pencabutan sertifikat serta memberikan visibilitas penuh terhadap semua sertifikat. - Meminimalkan biaya
Proses terstruktur dan otomatis ini dapat mengurangi risiko perusahaan dalam mengeluarkan biaya terkait risiko sistem downtime akibat sertifikat yang kadaluarsa dan sebagainya. - Integrasi yang mulus
AppViewX dapat diintegrasikan dengan berbagai sistem dan memastikan semua sertifikat dikelola dalam satu platform pusat.
Apakah perusahaan Anda sudah menerapkan Certificate Lifecycle Management yang efektif? Jika belum, saatnya untuk mulai mempertimbangkan bagaimana AppViewX bisa menjadi bagian dari strategi keamanan Anda. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut melalui email: sales@rds.co.id
Sumber:
https://www.appviewx.com/Collaterals/Datasheet/AVX-ONE-CLM.pdf
Leave a Comment